Pengaruh Makanan Formula Terhadap Obesitas dan Berat Badan

8 Jul

dampak makanan formula pada bayi 0-6 bulan, daftar makanan formula berbahaya, efek makanan formula terlalu encer, efek bayi minum susu formula basi tanda tidak cocok makanan formula pada bayi merk susu formula terbaik

Pengaruh makanan formula terhadap obesitas dan berat badan pada dasarnya sama kaitannya dan saling mempengaruhi. Jenis makanan formula itu sendiri memiliki fungsi lain sebagai sarana untuk mencukupi kebutuhan gizi untuk orang yang gizinya buruk alias mengalami malnutrisi. Kurang dari pada itu maka, jenis makanan formula memiliki sejumlah manfaat cukup baik lainnya terlebih di konsumsi dalam batas yang sangat wajar.

Secara umum orang sering mengonsumsi makanan formula untuk kalangan bayi, kalangan wanita hamil dan kalangan manula yang membutuhkan perhatian khusus dari orang sekitarnya. Bukan hanya itu makanan formula yang kaya akan kandungan zat gizi seimbang memiliki penawaran khusus dan kecukupan gizi yang baik selama masa kehamilan wanita, bayi hingga ia tumbuh besar.

Jenis makanan formula setidaknya memiliki kandungan protein, mineral dan berbagai vitamin lainnya secara seimbang dalam mencukupi kebutuhan gizi harian. Ada berbagai jenis makanan formula, susu formula dan makanan bayi dalam bentuk bubur bayi, susu formula untuk ibu hamil hingga makanan formula khusus lansia misalnya saja oat meal sangat baik dan anjuran untuk lansia.

Kandungan zat gizi yang terkandung dalam makanan formula dimana merupakan jenis makanan yang diracik secara khusus untuk kalangan yang membutuhkan kelengkapan gizi harian seperti bayi, ibu hamil dan kalangan manula. Baik makanan formula mau pun minuman formula lebih cenderung mengandung banyak nutrisi seperti halnya susu sapi murni memiliki banyak tambahan sumber energi bagi tubuh.

Makanan formula akan tidak sama halnya dengan susu formula buatan dimana susu formula lebih mengutamakan jenis kandungan susu sapi dibandingkan dengan makanan formula. Begitu banyak jenis makanan formula dengan kandungan zat besi, asam folat, seng, vitamin c lalu kemudian di konsumsi bersamaan dengan susu formula akan bisa mencukupi kebutuhan gizi harian anak dan ibu hamil. Sementara makanan formula lebih mengutamakan banyak bahan alami lainnya dengan di proses melalui cara tersendiri sehingga menjadi makanan formula.

Dampak pengaruh makanan formula terhadap obesitas dan berat bagi ibu hamil, maka secara tidak langsung akan mempengaruhi kesehatan janin yang dikandungnya. Umumnya kalangan wanita pasca hamil atau pun saat hamil sangat berpotensi mengalami kondisi obesitas dan bukan akibat janin yang di kandungnya. Hal demikian memang sangat umum terjadi karena bisa saja pengaruh dari asupan makanan formula dan susu formula yang di konsumsi ketika masa kehamilan.

Sebenarnya boleh saja konsumsi makanan penunjang tambahan berupa makanan dan susu formula yang bagus untuk ibu dan adek bayi didalam perut ibunya. Namun perlu banyak penjabaran bahwa fakta tentang makanan formula tidak selamanya bagus bagi kesehatan tubuh.

Bersamaan dengan kaitan dalam makanan formula dan susu formula terutama untuk bayi dapat berdampak pada kondisi bayi obesitas. Baik makanan formula atau pun susu formula dieratkan kaitannya dengan kajian pakar kesehatan bahwasanya bayi yang mengonsumsi entah itu makanan formula atau pun susu formula lebih berat tingkat resikonya terjadi obesitas saat bayi.

Supaya bisa mencukupi kebutuhan gizi harian untuk sang bayi maka hal yang mesti orang tua lakukan hanya cukup dengan memberikannya ASI setiap hari.

Berikut di bawah ini terdapat beberapa alasan sehingga harus memanfaatkan susu formula dan makanan formula bagi bayi diantaranya :

■ Makanan formula dan susu formula sangat praktis dan penyajiannya tidak memerlukan bahan-bahan tambahan lainnya hanya cukup di seduh dengan air hangat maka makanan formula bisa siap disajikan.

■ Makanan formula dan susu formula lebih hemat biaya dan waktu

Secara kebiasaan terutama para orang tua yang tinggalnya di kota-kota besar selalu menelantarkan anaknya dengan alasan tuntutan pekerjaan baik dari pihak suami atau pun pihak isteri. Bayi di beri makanan formula dan susu formula agar para orang tua bisa dengan leluasa dalam bekerja sehingga ibunya tidak mampu memberikannya ASI bagi anaknya. Padahal dalam hal ini kecukupan gizi untuk sang bayi setiap hari bisa didapatkan dari ASI ibunya.

■ Makanan formula dan susu formula sebagai pengganti ASI

Sama dengan persoalan sebelumnya, bahwa secara umum para orang tua sekarang ini kerap kali tidak mampu untuk membagi waktu atau meluangkan waktunya untuk bayi dalam mendapatkan ASI sang ibu. Terkadang bayi bisa diam dari tangisannya jika ibunya sudah memberikannya makanan formula atau pun susu formula untuk anaknya.

Di bawah ini beberapa pengaruh yang diakibatkan karena konsumsi makanan formula secara berlebihan diantaranya sebagai berikut :

■ Makanan formula mengakibatkan masalah kesehatan bagi sistem pencernaan

Pada umumnya anak atau kalangan usia yang membutuhkan kelengkapan gizi harian seperti makanan formula akan mengakibatkan berbagai gejala masalah dalam sistem pencernaan. Ciri-ciri atau tanda yang lebih sering muncul akibat konsumsi makanan formula secara berlebihan pada bayi atau semua kalangan usia antara lain lebih cenderung mudah BAB, mual, muntah, perut kembung bahkan gizi buruk.

■ Makanan formula dapat meningkatkan potensi obesitas sejak kecil

Bayi yang secara terus menerus di beri susu formula dan makanan formula mengakibatkan potensi bayi obesitas. Hal ini didasarkan atas pernyataan oleh Amstrong dkk bahwa obesitas jauh lebih besar tingkat potensialnya pada kalangan balita yang di beri asupan makanan formula dan susu formula dan hanya sebagian kecil obesitas yang jarang sekali di beri makanan formula.

■ Makanan formula berakibat infeksi bagi sistem pernafasan

Makanan formula sebenarnya sangat sedikit sekali kandungan gizinya dibandingkan dengan makanan sehari-hari yang alami dan aman. Bayi yang terus menerus di beri makanan formula dan susu formula lebih besar potensinya terserang infeksi saluran pernafasan seperti sistem kekebalannya lemah sehingga ia mudah batuk, asma, pilek, amandel, demam, flu dan gejala ISPA lainnya.

Jadi dalam hal ini sudah banyak terdapat bukti lain yang menyertakan bahwa memang terdapar pengaruh makanan formula terhadap obesitas dan berat badan yang terjadi bagi semua kalangan usia termasuk pula bayi, wanita hamil dan kalangan manula sekali pun.