Pengaruh Jenis Makanan Jajanan Terhadap Obesitas dan Berat Badan

8 Jul

Semua kalangan dari usia remaja, dewasa, manula berhak untuk senantiasa jajan makanan bahkan hal itu sangat diperbolehkan jika hobi jajan makanan.

penyakit akibat jajan sembarangan, makalah jajan sembarangan, resiko jajan sembarangan, penyakit akibat makan sembarangan, pengertian jajan sembarangan, sebelum jajan di pinggir jalan hal apakah yang harus diperhatikan, mengapa orang tidak boleh jajan sembarangan, bahaya jajanan tidak sehat

Tidak semua jenis jajanan makanan itu bisa menyehatkan badan, justru malah sebaliknya dimana jenis-jenis makanan jajanan akan mengakibatkan dampak buruk untuk kesehatan. Ada sekian banyak jenis makanan jajajan yang boleh di coba sebagai sarana untuk mengganjal perut yang sedang lapar. Terlebih saat menjelang ramadan tentunya anda membeli sekian banyak jajanan makanan untuk nantinya buka puasa.

Dari mulai jenis makanan jajanan pasar tradisional hingga jenis jajanan pasar modern seperti di mall, supermarket, pasar swalayan, toko-toko hingga jajanan snack yang di jual secara grosiran. Baik konsumen yang tinggal di kota-kota besar dan daerah pedesaan tentunya tidak asing dengan jenis makanan jajanan setiap hari bahkan setiap waktu dari mulai pagi hingga malam hari. Banyak orang yang diuntungkan dari segi bisnis penjualan jajanan makanan bahkan setiap harinya dari segi makanan di tuntut senantiasa mesti laku di borong para pembeli.

Pengaruh jenis makanan jajajan terhadap obesitas dan berat badan terutama bagi sebagian besar kalangan remaja dan anak-anak memang sangat erat sekali kaitan persoalannya. Khususnya kalangan remaja dan kalangan para pelajar setiap hari jajan jenis makanan yang sekiranya belum tentu dapat mengenyangkan dan menyehatkan. Sebagian besar orang percaya dan yakin bahwa makanan termasuk pula jajanan makanan itu bisa menyehatkan, padahal sehat dan daya kekuatan itu merupakan anugerah Tuhan Sang Maha Pencipta untuk semua mahluk-Nya.

Jenis makanan jajajan selalu menyertai dalam kehidupan sehari-hari, bahkan tidak luput setiap waktu sehabis makan lalu kemudian cuci mulut dengan jenis jajanan makanan. Apabila perut sudah terisi penuh, maka lebih baiknya untuk istirahat dan bukan malah sebaliknya di isi secara terus menerus hingga menyebabkan perut kembung dan terasa begah.

Hal itu memang wajar sekali jika dalam kehidupan merasakan begitu banyak jenis jajanan makanan yang bisa di konsumsi setiap waktu. Namun, adakalanya saat yang baik adalah membatasi diri untuk tidak berlebihan dalam jajan makanan. Secara tidak langsung jajan makanan akan berakibat masalah pada sistem pencernaan jika konsumsinya secara berlebihan.

Berikut di bawah ini terdapat jenis-jenis jajajan makanan yang senantiasa ada dalam kehidupan mulai dari :

  • Jajanan pasar.
  • Jajanan anak usia sekolah.
  • Jajanan tradisional.
  • Jajanan makanan pasar modern.

Jika di lihat dari segi kegunaannya bahwa jenis jajanan makanan semuanya memiliki manfaat untuk mengenyangkan atau sekedar mengganjal perut yang belum terisi sama sekali. Olahan jenis jajanan pasar selalu di buru ketika saat-saat tertentu yang mana membutuhkan banyak sekali asupan makanan di kemudian hari.

Berlainan dengan hal jenis jajanan anak usia sekolah kerap kali membuat anak tergiur dengan rasa dan aroma yang menggugah selera makanan. Dalam menyiasati hal tersebut, maka lebih baik jika selaku orang tua memberikan makanan dan sarapan buatan rumah sehingga anak usia sekolah tidak selalu mesti jajan makanan sembarangan.

Pengaruh jenis makanan jajanan terhadap obesitas berat badan ini memang selalu menjadi topik terhangat untuk sekarang ini. Akibat terlalu sering jajan makanan yang berlebihan sehingga menyebabkan masalah kegemukan. Masalah kegemukan bisa dipengaruhi aktivitas terlalu sering mengonsumsi camilan secara berlebihan. Dari sebagian besar kalangan obesitas mengutarakan prihal mengapa dirinya bisa obesitas karena terlalu sering ngemil alias jajan makanan.

Tidak semua jenis jajanan itu menyehatkan, karena banyak sekali ulah oknum yang tidak bertanggung jawab dengan semena-mena membuat olahan makanan dari bahan-bahan berbahaya. Misalnya saja, ada begitu banyak jenis jajanan makanan yang di buat dengan bahan pewarna buatan, pemanis buatan hingga bahan-bahannya pun sangat tidak layak untuk di konsumsi. Di televisi disiarkan begitu banyak jajanan makanan diperiksa oleh Badan POM Nasional sebagai bukti penyalah gunaan bahan makanan. Sangat penting bagi kita untuk meminimalisir kejadian semacam ini karena dapat membahayakan kesehatan seluruh generasi penerus bangsa ini.

Beberapa dampak akibat adanya pengaruh jenis makanan jajanan terhadap obesitas dan berat badan khususnya kalangan remaja dan anak-anak antara lain telah didasarkan atas pernyatan sikap ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia dengan penuturannya berikut ini :

“Proses tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dan stimulasi. Asupan nutrisi yang berkualitas haruslah sesuai kaidah gizi seimbang, baik asupan karbohiderat, protein, lemak, vitamin dan mineral termasuk pula kecukupan air bagi tubuh anak. Asupan nutrisi tersebut bisa di dapat dengan melalui makanan pokok setiap hari dan selingan jajanan makanan.”

Dari sinilah kita bisa mengetahuinya bahwa jenis makanan tidak sehat termasuk jajanan makanan yang menggunakan bahan pengawet, bahan pewarna buatan semuanya sangat merugikan sekali untuk kesehatan. Anak bisa saja keracunan jajanan makanan, sering buang air besar, mual-mual, pusing hintah muntah secara terus menerus akibat terlalu banyak konsumsi jenis jananan makanan tidak sehat.

Hasil kajian pakar kesehatan menyebutkan bahwa bahan pengawet jenis jajanan makanan sekolahan di olah dari senyawa food aditif diantaranya boraks, formalin, pewarna tekstil, limbah sisa makanan untuk di daur ulang kembali dan makanan yang sudah membusuk. Terungkap fakta lainnya bahwa efek karena terlalu sering jajan makanan secara sembarangan akan terasa ketika anak atau remaja meningkat usia dewasa. Dampaknya akan memicu penyakit karsinogenik, tumor, benjolan dan penyakit kronis lainnya karena mengonsumsi jajanan tidak sehat bersama bahan olahan tidak layak di konsumsi.

Demikian uraian kali ini tentang adanya pengaruh jenis makanan jajanan terhadap obesitas dan berat badan yang bukan hanya mengakibatkan masalah kegemukan, namun berdampak buruk khususnya terhadap kesehatan dan memicu penyakit.