Hubungan Konsumsi Fast Food Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja

8 Jul

makalah obesitas pada remaja, obesitas pada remaja pdf, kasus obesitas pada remaja, dampak obesitas pada remaja, pengertian obesitas pada remaja, jurnal obesitas pada remaja, makalah obesitas lengkap, cara mengatasi obesitas

Hubungan konsumsi fast food dengan obesitas pada remaja – obesitas remaja yang selama ini masih menjadi alasan tentang apakah boleh kalangan remaja itu memiliki postur tubuh yang obesitas atau tidak ? Jawabanya perlu adanya kesadaran diri masing-masing bahwa kondisi obesitas tentunya akan berdampak tersendiri bagi yang memiliki bentuk tubuh gemuk.

Obesitas yang selama ini masih perlu adanya tahapan khusus dalam menanggulangi kondisi hal demikian terjadi adanya. Maka penting sebagai orang yang mau menjaga kesehatan tentunya harus selalu mengutamakan pola hidup yang sehat dan menjaga pola makan secara seimbang. Obesitas itu sendiri sebagai akibat dari kebiasaan buruk atau tidak biasanya orang lakukan dimana obesitas terlalu berlebihan dalam mengonsumsi sejumlah makanan. Segala macam jenis makanan yang dimasukan ke dalam tubuh secara berlebihan terutama kalangan remaja yang merasa dirinya sehat dan sistem pencernaannya perlu adanya pertumbuhan dari asupan makanan. Padahal sekali lagi dijelaskan bahwa memang hal yang sangat berlebihan itu akan menimbulkan dampak tersendiri terutama untuk kesehatan masing-masing.

Makanan berbagai jenis termasuk salah satunya makanan fast food atau yang lebih sering di kenal sebagai makanan cepat saji dengan segala rasa dan aroma yang khas untuk di santap. Makanan fast food dengan pelayanan restoran-restoran secepat kilat memberikan penyuguhan khusus seolah-olah ingin begitu masuk langsung ke dalam perut. Namun, fakta sesungguhnya dibalik makanan fast food yang serba lezat dan terbilang mewah akan bisa berakibat buruk jika selalu di konsumsi secara berlebihan.

Dari sini kita perlu mengetahui bahwa makanan fast food dengan makanan junk food itu sangat berbeda sekali pengertiannya. Makanan fast food sebenarnya keduanya sama dimana cara penyajiannya dan pelayanannya begitu singkat sehingga terkenal dengan sebutan makanan cepat saji atau siap saji. Makanan fast food dengan makanan junk food akan berbeda pengertiannya jika diterjemahkan ke dalam bahasa asing berikut diantaranya :

1.Menurut bahasa

Perlu diterjemahkan ke dalam bahasa bahwa makanan fast foof itu berasal dari bahasa inggris yang artinya makanan cepat saji. Sementara makanan junk food bila diartikan menjadi makanan sampah. Makanan fast food (makanan cepat saji) termasuk pengertian makanan yang cara penyajiannya memerlukan waktu relatif sebentar dan praktis untuk di pakai oleh orang-orang yang terbilang mementingkan efisiensi waktu. Lain halnya dengan makanan junk food dimana memang termasuk makanan cepat saji dan praktis namun kandungan nutrisinya sangat rendah sekali dan kurang bermanfaat bagi kesehatan.

3.Dari Segi Penyajian

Orang lebih mengetahui bahwa gado, gado, pecel, soto ayam, mie ayam, minuman semuanya termasuk ke dalam bahan makanan atau minuman cepat saji. Makanan fast food itu sendiri dari segi penyajiannya pun terbilang komplit dengan aneka bahan dan berbeda sekali dengan makanan junk food yang hanya sedikit bahan campurannya.

Kalori di dalam tubuh sangat berlebihan tentunya sebagai dampak buruk yang nantinya bagi kesehatan. Menurut catatan kajian pakar kesehatan gizi berlebihan termasuk masalah yang kini kian merajalela terutama di kalangan para remaja. Baik remaja wanita hingga remaja pria memiliki bentuk postur tubuh yang terbilang berlebihan untuk ukuran seorang remaja. Akan terlihat nampak sangat dewasa sekali atau cenderung lebih tua jika memiliki bentuk tubuh yang obesitas bagi kalangan remaja.

makalah obesitas pada remaja, obesitas pada remaja pdf, kasus obesitas pada remaja, dampak obesitas pada remaja, pengertian obesitas pada remaja, jurnal obesitas pada remaja, makalah obesitas lengkap, cara mengatasi obesitas

Kejadian obesitas merupakan faktor akibat asupan makanan dan pengeluaran energi secara tidak seimbang yang mengakibatkan adanya penumpukan jaringan lemak di dalam tubuh. Kondisi obesitas atau berat badan berlebih perlu adanya perhatian khusus dalam menanggulangi prihal gejala tersebut.

Tahukah anda bahwa obesitas pada kalangan remaja seringkali berdampak negatif bagi kesehatan?

Obesitas pada kalangan remaja menurut sebagian besar remaja yang obesitas bukanlah suatu masalah. Menurut penuturannya bahwa obesitas itu sendiri merupakan anugerah yang dimilikinya dan perlu disyukuri sedemikian rupa. Oleh karena itu, banyak kalangan remaja yang merasa tidak perlu diet setiap hari untuk mencegah dan menurunkan berat badan.

Gaya hidup terbilang serba modern menuntur dirinya untuk selalu merubah gaya kekinian termasuk sarapan atau konsumsi makanan fast foof yang tergolong makanan modern. Gaya hidup remaja sekarang ini berubah derastis dengan mengandalkan media informasi yang hanya tinggal pesan makanan secara cepat lewat aplikasi pesawat telepon. Dulu, sebagian besar remaja zaman dulu sering kali memasak makanan terlebih dahulu yang nantinya untuk disantap bersama dengan teman mau pun keluarga.

Makanan fast food itu sebenarnya sangat rendah sekali nilai gizinya dibandingkan dengan makanan yang di buat sendiri sesuai seleranya masing-masing. Kendati demikian, masih banyak remaja yang suka memesan makanan cepat saji. Makanan fast food akan mengakibat dampak kesehatan yang buruk terutama mengalami kondisi obesitas saat remaja.

Konsumsi makanan fast food serba siap saji dan cepat secara berlebihan akan mengakibatkan masalah kegemukan di usia muda. Usia muda merupakan masa-masa dimana perlu adanya rutinitas sebagai pengembangan tarap hidup yang lebih baik. Jika kondisi obesitas saat usia remaja ini kerap kali menjadi pemicu masalah dalam hal kesehatan, maka perlu segera mungkin untuk didasari dengan berbagai kajian dan tata laksana.

Hubungan Konsumsi Fast Food dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja