Obat Obesitas Tradisional

Mengatasi Obesitas Pada Pria dan Wanita Dewasa

Pengaruh Obesitas Terhadap Tumbuh Kembang Anak

faktor penyebab obesitas pada anak, obesitas pada anak balita, pengertian obesitas pada anak, dampak obesitas pada anak, obesitas pada anak di indonesia, obesitas pada anak sekolah dasar, makalah obesitas pada anak, dampak obesitas bagi kesehatanPengaruh obesitas terhadap tumbuh kembang anak – Anak dengan segala kondisi obesitasnya lebih mendekatkan pada berbagai kasus gangguan kesehatan anak sehingga anak mudah sekali jatuh sakit dan sering mendapatinya sakit akibat kondisi obesitas yang ia miliki.

Dari data statistik di Centers For Disease Control And Prevention terdapat 17 % kalangan anak-anak rata-rata di Amerika dan usia anak-anak 2 hingga 19 tahun memiliki tubuh gemuk alias obesitas. Hal tersebut juga yang mendasari akan riset pakar kesehatan dimana kondisi obesitas menghambat perkembangan kognitif anak dan stimulasi kognitif yang rendah.

Pengaruh Obesitas Saat Masa Kanak-kanak

Pembahasan tentang dampak negatif dari kondisi obesitas anak-anak telah banyak diketahui diantaranya berdampak pada faktor emosi termasuk faktor psikologis anak dari mulai diskriminasi, stigmatisasi, trauma emosional dan tingkat depresi yang besar. Anak-anak dengan kondisi obesitas sangat cenderung jauh dari interaksi sosial dan lebih menyendiri.

Hubungan Obesitas dengan Hormon Leptin

Hormon leptin adalah hormon yang bertugas dalam menekan nafsu makan yang secara berlebihan. Hormon tersebut disekresikan oleh sel lemak. Menurut kajian ilmiah bahwa hormon leptin yang terdapat pada pengidap obesitas anak sangat rendah dibandingkan dengan anak yang kurus. Itulah sebabnya kenapa anak yang kurus sangat sukar gemuk karena hormon leptinnya sangat besar dalam menekan nafsu makan.

Hubungan obesitas pada orang tua terhadap tumbuh kembang anak

Pada dasarnya kondisi obesitas bukan sebagai keluhan kesehatan akan tetapi hal inilah yang mendorong akan terjadinya potensi besar berbagai keluhan kesehatan. Kondisi obesitas baik pada anak-anak mau pun kalangan dewasa masih dapat diantisipasi semenjak dini, meskipun caranya sangat sukar sekali untuk dilakukan.

Terdapat hubungan obesitas pada orang tua dengan tumbuh kembanganak sebab didasarkan atas hasil riset pakar kesehatan sejak tahun 2008 oleh lembaga National Institues of Health di New York Amerika Serikat. Melibatkan hampir 5000 wanita hamil di new york dimana dimulai dengan tahap tanya jawab seputar berat badan wanita hamil secara langsung agar diperoleh suatu kepastian terkait hubungan obesitas dengan wanita yang sedang hamil. Beberapa waktu kemudian dialihkan risetnya kepada anak-anak yang dilahirkan dari kondisi obesitas orang tuanya.

Serangkaian hasil kajian secara menyeluruh bahwa cukup signifikan dimana diperoleh hasil bahwa kondisi obesitas pada orang tua akan berpengaruh besar dalam tumbuh kembang anak. Bukan hanya pada obesitas ibu yang melahirkan namun juga kondisi obesitas pada sang ayah.

Anak yang lahir dari ibu dengan kondisi obesitas saat hamil 70 persen cenderung gagal dalam menjalani tes psikomotorik. Sedangkan anak yang lahir dari ayah yang memiliki kondisi obesitas 75 % condong gagal dalam menjalani tes kemampuan sosial. Lain juga dengan anak yang lahir dari kedua orang tua yang kondisi obesitas dalam penelitian tersebut cenderung sukar dalam menyelesaikan suatu perkara atau masalah. Dengan hal tersebut juga adanya pengaruh obesitas yang dimiliki oleh orang tua terhadap tumbuh kembang anak.

Dampak obesitas terhadap tumbuh kembang anak

Faktor kondisi obesitas pada anak yang paling besar di negara berkembang seperti halnya di Indonesia menjadi dampak buruk untuk kesejahteraan anak-anak. Bukan sekedar tantangan kesehatan, namun pula ada konsekuensi psikologis dan kognitif bagi tumbuh kembang anak dengan berubah menjadi kebiasaan buruk anak. Memberikan anak stimulasi kognitif bagi anak akan menjadi jalan yang baik untuk menjadikan anak terbebas dari kondisi obesitas.

Stimulasi kognitif merupakan metode dalam pembelajaran anak melingkupi atensi, memori, memproduksi dan memahami bahasa, belajar, penalaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.

Terdapat beberapa gangguan kesehatan dari kemampuan kognisi anak seperti pada anak hiperaktif, anak yang keterbelakangan mental, anak dengan kondisi obesitasnya sehingga menyulitkan ia belajar, menghapal dan menyerap informasi pelajaran dari gurunya. Maka penting bagi anak dengan segala kondisi obesitasnya untuk selalu belajar melalui metode kognitif anak terhadap tumbuh kembang anak.

Berikut di bawah ini beberapa  metode dengan melakukan stimulasi kognitif pada anak yang mengidap kondisi obesitas diantaranya sebagai berikut :

■ Pendekatan

Pendekatan adalah hal yang baik untuk tumbuh kembang anak dalam memulihkan kondisi psikologis dan meningkatkan kekuatan memori otak anak. Melalui proses plastisitas sel saraf, sinaptik dan reorganisasi fungsi di mana daerah tidak rusak dari otak mengambil alih fungsi sel syaraf yang rusak. Metde tersebut bertujuan dalam meningkatkan gangguan pada tertentu misalnya latihan pemulihan fungsi daya ingat anak, latihan persepsi anak dan menciptakan komposisi kerja yang berfungsi dengan baik.

■ Adaptasi

Dengan adanya peran lingkungan terutama peran keluarga akan membantu memulihkan kondisi anak dengan segala gangguan kesehatan baik fisik mau pun mental anak. Anak-anak yang selalu diajarkan untuk praktek di lapangan terbuka akan memulihkan kondisi psikologis dan memori otak anak yang kelebihan berat badan.


Created By : Dampak Negatif Obesitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Obat Obesitas Tradisional © 2017 Frontier Theme