Pengaruh Obesitas Terhadap Penyakit Jantung Koroner

20 Mar

Pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung koroner – Penyakit jantung koroner termasuk penyakit yang umumnya menyerang kalangan lanjut usia. Penyakit jantung koroner dikenal juga dengan penyakit jantung iskemik sebagai penyebab kasus kematian tertinggi di Indonesia. Dari hasil survei kajian para ahli memperoleh adanya masalah kesehatan yang berkaitan dengan kondisi obesitas yaitu lebih dari 104% kasus penyakit jantung koroner diakibatkan obesitas atau gizi berlebih.

Tahukah anda bahwa penyakit jantung koroner bisa terjadi apabila aliran darah yang menuju jantung terhambat oleh jaringan lemak. Penumpukan lemak secara berlebihan di dalam pembuluh darah jantung yang di sebut sebagai aterosklerosis bagian dari penyakit berbahaya bagi jantung. Kondisi obesitas akan mengakibatkan penyumbatan aliran darah baik menuju jantung atau pun ke seluruh tubuh.

Berkurannya pasokan darah menuju jantung akibat penumpukan lemak, maka resiko lainnya yang mengancam kesehatan berupa tekanan darah tinggi, serangan jantung, diabetes, kolesterol tinggi serta terjadi penggumpalan darah.

Penumpukan jaringan lemak secara berlebihan pada arteri jantung berdampak pada masalah jantung seperti penyakit jantung koroner dan gagal jantung kongestif.

Memang dalam hal ini terdapat beberapa hubungan terkait dengan pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung koroner diantaranya :

■ Pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung koroner ini karena beban kerja jantung berupa peningkatan volume darah dalam tubuh yang melebihi kebutuhan nutrisi dan suplai oksigen. Diibaratkan bahwa organ jantung bekerja keras secara berlebihan dalam memompa darah sehingga jantung rentan mengalami masalah.

■ Penumpukan lemak akibat kondisi obesitas menyebabkan masalah terhambatnya aliran darah seperti lemak trigliserida yang memicu reaksi kerusakan jaringan organ jantung.

■ Akumulasi atau penumpukan lemak secara berlebihan akan menggangu metabolisme lemak diantaranya terjadi peningkatan trigliserida, LDL kolesterol, small dense LDL (kolesterol jahat) dan penurunan HDL.

■ Pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung koroner lainnya adalah akumulasi lemak secara berlebihan dalam pembuluh darah dekat jantung menyebabkan pembuluh darah kaku sehingga membentuk senyawa protein jahat sebagai pemicu penyakit jantung koroner.

Dari hal tersebut di atas kita bisa menelaah bahwa pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung memang cukup besar. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga berat badan agar terlihat normal dan sehat.

Adapun cara mengantisipasi pengaruh obesitas terhadap penyakit jantung koroner diantaranya sedini mungkin mengubah gaya hidup menjadi gaya hidup sehat seperti olahraga secara teratur, istirahat yang cukup, menjaga pola makan sehat dan seimbang seperti mengurangi makanan tinggi lemak, menjaga berat badan tetap normal.