Pengaruh Obesitas Terhadap Kanker Payudara

mengapa obesitas dapat menyebabkan kanker, jurnal kesehatan kanker payudara, skripsi kanker payudara

Sudah diketahui lewat hasil riset dan berbagai studi kajian ilmu pakar kesehatan bahwa dikatakan banyak yang menderita keluhan seperti adanya tumor ganas atau yang lebih kita kenal sebagai kanker ini kerap kali menyerangan kalangan wanita secara dominan. Hal ini bisa saja dikaitkan dengan pola makan tidak sehat yang mengakibatkan adanya pertumbuhan sel kanker dan sel tumor di dalam tubuh wanita khususnya. Berkaitan dengan hal tersebut juga melalui kondisi fisik tubuh yang tergolong obesitas tentunya sangat mengkhawatirkan sekali dan bisa-bisa terjadi pertumbuhan kanker lain cukup kronis.

Ada sekian banyak jenis-jenis sel kanker dan sel tumor baik berasal dari infeksi virus dan bakteri atau pun riwayat pernah memiliki penyakit kanker dari beberapa anggota badan bahkan termasuk pula faktor genetika atau keturunan. Tumor itu sendiri ada yang hidup di dalam kulit atau di dalam daging dan ada pula yang terlihat secara jelas di luar kulit yang di kenal dengan nama tumor ganas.

Kita mengenal bahwa kanker payudara memang sangat berbahaya sekali terlebih jika kanker payudara itu sendiri menggerogoti tubuh secara terus menerus dan berulang kali. Kondisi kesehatan yang tadinya berjalan dengan normal, lama kelamaan akan berakibat pada tingkat resiko cukup serius sehingga pada kebanyakan kasus bahwa kanker payudara perlu melakukan prosedur operasi medis. Bukan hanya mencuatkan kanker payudara pada kalangan wanita saja, namun kalangan pria paruh baya yang tergolong obesitas pun sebagian kecil besar kemungkinan bisa mengalami yang namanya kanker payudara.

Jauh dari luar jangkauan pemahaman bahwa terdapat pengaruh obesitas terhadap kanker payudara. Sebenarnya sudah ada penelitian secara khusus yang mengaitkan pengaruh obesitas terhadap kanker payudara dari sejumlah pakar kesehatan. Bukan sebagai hasil penelitian terbaru belaka, melainkan memang fakta benar adanya bahwa pengaruh obesitas terhadap kanker payudara itu sendiri sangat berisiko besar terjadinya pertumbuhan sel kanker.

Para pakar kesehatan memperoleh bahwa potensi terbesar dengan adanya kondisi berat badan berlebih pada khususnya kalangan wanita dengan persentase 90 persen besar kemungkinan dalam peningkatan potensial kasus kanker terutama jenis kanker payudara. Terdapat catatan medis paling penting untuk kasus kanker payudara pada wanita dengan hasil penuturan RSUD Kota Semarang Tahun 2017 dengan menghubungkan faktor obesitas dengan kejadian kasus kanker payudara.

Kondisi obesitas pasca menopause pada kalangan wanita yang lebih di kenal pada usia paruh baya itu besar potensinya untuk meningkatkan kejadian kanker payudara pada wanita paruh baya yang tergolong obesitas. Hal ini hasil dari riset sejumlah para ahli yang menyatakan adanya pengaruh obesitas terhadap kanker payudara.

Hingga sampai saat ini untuk kasus kanker payudara yang terjadi di Indonesia masih menjadi kasus nomor satu dan sangat berbahaya. Hingga saat ini juga bahwa kanker payudara yang terjadi pada kalangan wanita menurut data Globocan (IARC) yang di survey dan dirilis tahun 2015 menjelaskan dari seluruh jenis kanker yang melanda kalangan perempuan di Indonesia, untuk kasus kanker payudara masih juara. “Ya, kanker payudara masih menjadi nomor satu untuk kanker yang diidap wanita di Indonesia. Persentasenya mencapai 43,3%,” ungkap Dr.dr.Andhika Rachman, Sp.PD.KHOM FINASIM kepada Investor Daily dalam Breast Awareness Campaign yang di gelar Estee ar Lauder Companies bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Siloam Hospitals di Jakarta, Minggu (16/10).

Hal apa yang menjadikan terjadinya kanker payudara pada kalangan wanita yang tergolong obesitas ?

Jika ditelaah secara mendalam bahwa kalangan perempuan yang tinggal di Eropa dan luar negeri untuk kasus kanker payudara itu sendiri sangat lengket dengan budaya seks bebas. Budaya seks bebas sangat kental dengan gaya hidup tidak sehat sehingga memungkinkan seseorang harus minum pil KB dan alat kontrasepsi supaya bisa melakukan seks bebas terutama kalangan remaja puteri. Padalah menurut Dokter Andhika Sp.PD.KHOM FINASIM reaksi paparan hormon estrogen dan progesteron di dalam pil KB untuk janka waktu lama dan terus menerus berulang kali lebih besar berpotensi serangan kanker payudara.

Baca juga : Obat Obesitas Tradisional

Sementara untuk kasus kanker payudara pada kalangan wanita sama sekali tidak adanya hubungannya dengan penggunaan PIL KB dan gaya hidup tidak sehat seperti seks bebas. Namun para peneliti telah memperoleh hasil bahwa kalangan wanita di Indonesia yang tergolong obesitas dan berat badan berlebih bisa memicu terjadinya kondisi pertumbuhan sel kanker payudara dan perlu adanya prosedur operasi medis. Bukan hanya itu saja penuturannya bahwa kanker payudara juga akibat faktor genetika misalnya nenek, kaker yang mewariskan penyakit kepada generasi selanjutnya terutama kanker serviks, kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru dan jenis kanker lainnya. Ada juga akibat terjadinya kanker dikarenakan gaya hidup tidak sehat dengan kecanduan merokok, meminum alkohol, efek samping obat-obatan tertentu, terluar kanker dari lingkungan sekitar hingga kondisi fisik yang kekurangan cairan tubuh pun tidak luput dari serangan penyakit kanker.

Pengaruh Obesitas Terhadap Kanker Payudara Wanita

Category: Uncategorized