Obesitas Penyebab Penyakit Jantung Koroner

22 Mar

Obesitas penyebab penyakit jantung koroner – Obesitas yang kita kenal sebagai akibat dari adanya kelebihan lemak dalam tubuh dan tertumpuknya lemak sedemikian rupa sehingga memicu berbagai reaksi keluhan kesehatan. Memiliki berat badan yang berlebihan bisa meningkatkan peluang gangguan kesehatan, sebab segala sesuatu yang berlebihan akan menimbulkan dampak tersendiri.

Pernah mendengar istilah “mensana in corpore sano” dalam jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat atau di lebih umum dengan “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Istilah semacam ini merujuk pada fisik yang sehat akan membentuk jiwa yang kuat atau malah sebaliknya. Sebab keduanya amatlah penting dan semua orang menginginkan hal semacam ini. Penting bagi seseorang untuk selalu beraktivitas agar menjadikan tubuh sehat dan tidak mudah terserang berbagai penyakit.

Pengidap obesitas lebih sering menghabiskan waktunya untuk duduk, bersantai-santai tanpa mau melakukan berbagai aktivitas yang bisa membuatnya sehat. Bila di lihat dari kasus angka penyakit di Indonesia terdapat 75 persen kasus penyakit jantung koroner sebagai akibat dari kondisi tubuh kelebihan lemak atau obesitas.

Obesitas penyebab penyakit jantung koroner pertama di semua wilayah negara di dunia. Hal ini tersebut dikaitkan dengan hasil kajian para ahli kesehatan yang mengemukakan bahwa obesitas penyebab penyakit jantung koroner paling utama. Alasan yang mendasarinya adalah adanya penyumbatan aliran darah karena aktivitas jaringan lemak yang menumpuk pada sistem pembuluh darah.

Diantara aktivitas jaringan lemak seperti adanya kolesterol berlebihan dan menurunkan kolesterol baik. Berikut di bawah beberapa faktor seseorang memiliki tubuh obesitas sehingga rentan terserang penyakit jantung koroner diantaranya :

Faktor genetik

Mungkin anda mengenal pribahasa bahwa buah apel yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya. Itulah hal yang mendasari bahwa orang tua yang bertubuh gemuk akan mewariskan kurang lebih baik rupa atau pun wataknya kepada anak.

Faktor genetika atau keturunan memang utama sebagai penyebab orang memiliki tubuh gemuk atau obesitas. Misalnya ayahnya atau ibunya yang gemuk akan mewariskan sifat kepada anaknya untuk selalu banyak makan sehingga risiko gemuk akan terjadi.

Faktor lingkungan

Selain faktor diatas, bisa jadi faktor lingkungan yang menyebabkan seseorang obesitas atau kelebihan berat badan. Perlu diwaspadai banyak sekali jajanan yang serba instan atau makanan tidak sehat untuk dimana sehingga memunculkan banyak reaksi penyakit. Selain itu, kerabat dan rekan-rekan yang malas beraktivitas, sering tidur akan terbawa karakter buruknya sehingga berat badan akan meningkat tajam.

Kurang konsumsi serat dan air

Bagi sebagian besar orang, makan buah-buahan dan sayuran adalah hal yang jarang sekali dilakukan. Hal ini bisa dikarenakan faktor harga buah atau sayuran yang mahal atau bisa jadi karena malas pergi berbelanja. Tahukah anda bahwa kebutuhan serat alami yang cukup akan membantu proses kelancaran sistem pencernaan sehingga tubuh menjadi sehat dan ideal. Ada kalanya asupan sayuran atau buah-buahan perlu ditunjang dengan kecukupan air atau cairan bagi tubuh.

Riwayat Penyakit

Faktor penyebab seseorang bertubuh gemuk dikarenakan memiliki riwayat penyakit baik yang menyangkut kejiwaan atau pun penyakit fisik. Gangguan kesehatan sering kali mengganggu fungsi-fungsi hormon tubuh.

Sebenarnya lemak memilik peranan tersendiri bagi tubuh diantaranya sebagai cadangan energi. Selain itu lemak juga akan mengatur sirkulasi suhu tubuh dari cuaca yang cukup ekstrim dan melindungi jaringan dan organ tubuh yang berada di dalam.

Prihal mengenai obesitas penyebab penyakit jantung koroner diantaranya sebagai berikut :

■ Seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung, hal pertama yang dirasakan diantaranya nyeri dada, sesak nafas selain itu tungkai menjadi bengkak dan melemah.

Nah, dalam hal ini justru obesitaslah yang menjadi faktor penyebabnya karena sistem pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung keseluruh tubuh atau sebaliknya mengalami penyumbatan oleh lemak. Tidak hanya itu tungkai yang mudah bengkak dan melemah didasari atas bobot tubuh yang sangat berat sehingga tungkai tidak mampu menopangnya.

Adapun faktor risiko lainnya dari tubuh obesitas salah satunya mudah terserang tekanan darah tinggi karena aktivitas jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh terkendala atau ada gangguan.

■ Memang pantas jika obesitas penyebab penyakit jantung koroner karena kondisi tubuh yang serba berlebihan akan memacu jantung bekerja lebih ekstra dalam memompa darah sedangkan aliran darahnya mengalami penyumbatan sehingga rentan terserang penyakit jantung koroner.

Demikian beberapa ulasan mengenai obesitas penyebab penyakit jantung koroner yang bisa menimpa semua usia kapan saja dan dimana saja.