Mengapa Obesitas dapat Menyebabkan Kanker ?

Tahukah anda mengapa obesitas dapat menyebabkan kanker ?

hubungan obesitas dengan kanker

Mengapa Obesitas dapat Menyebabkan Kanker ? Ya hingga untuk saat ini masih menjadi hal yang perlu adanya penjelasan tentang adanya pernyataan mengapa obesitas dapat menyebabkan kanker ?

Para pakar tengah mengkaji bahwa obesitas dapat menyebabkan kondisi peradangan kronis di sekujur badan dan mengganggu produktivitas hormon normal diantaranya insulin, testosteron, dan estrogen. Keseluruhan faktor di atas sesuai besar kajian dan mempengaruhi faktor pernyataan mengapa obesitas dapat mengakibatkan kanker ?

Ada begitu banyak jenis kanker sebagai akibat dari kondisi berat badan berlebih diantaranya kanker payudara, kanker usus besar, kanker paru-paru hingga yang sering terjadi adanya kanker tenggorokan. Apabila jenis kanker yang hingga kini paling mendominasi untuk kalangan wanita obesitas salah satunya jenis kanker serviks dan kanker payudara akibat adanya gangguan hormonal yang normal.

Obesitas yang di artikan sebagai suatu kondisi dimana terjadi ketidakseimbangan antara proporsi tinggi dan lemak tubuh seseorang. Kita juga lebih sering mengenal faktor penyebab terjadinya kanker diantaranya dari mulai gaya hidup tidak sehat, makanan secara berlebihan, kurang olahraga, merokok, faktor genetik dan obesitas pun turut andil sebagai penyebab terjadinya pemicu kanker.

Kelebihan jaringan lemak di beberapa organ tubuh dari mulai leher, paha, lengan, betis, perut hingga anggota badan lainnya dapat meningkatkan efek bahaya obesitas diantaranya memproduksi hormon dan faktor pertumbuhan sel dalam fungsinya. Berikut fakta ulasan tentang adanya pertanyaan mengapa obesitas dapat menyebabkan kematian itu sudah bisa di jawab berdasarkan mekanisme dari kajian berbagai pakar kesehatan beriku ini :

■ Jaringan lemak yang memproduksi hormon estrogen dalam tingkat berlebihan maka secara otomatis akan mengakibatkan potensi terbesar terjadinya jenis kanker payudara, kanker endometrium, kanker usus dan jenis kanker lainnya.

■ Jaringan lemak yang memproduksi hormon atau di kenal dengan nama adiponektine ini menstimulasi dan menghambat berbagai jaringan. Misalnya kasus masalah hormon leptin dimaka jumlah meningkat pada kondisi obesiats dan memiliki sifat meningkatkan pertumbuhan jaringan sementara itu adiponektin ini memiliki fungsi anti pertumbuhan jaringan pada kondisi obesitas pria dan wanita sehingga menjadikan kendala dan gangguan seperti yang terjadi pada obesitas dengan gejala luka diabetes basah.

■ Secara umum pada kebanyakan kasus orang yang dengan segenap kondisi obesitas lebih cenderungmengalami peradangan terutama pada organ sistem pencernaan lambung dan usus besar. Jadi banyak sekali kalangan obesitas yang sering menderita keluhan kanker lambung dan infeksi usus besar bahkan untuk tingkatannya pun cukup parah.

Menurut cancer research UK, sejumlah kanker yang dapat disebabkan oleh obesitas yaitu meningioma (salah satu tipe kanker otak), kanker tiroid, kanker esophagus, kanker payudara, kanker hati, kanker lambung bagian atas, kanker kantong empedu, kanker pankeas, kanker ginjal, kanker usus, kanker ovarium, kanker rahim, dan myeloma (salah satu tipe kanker darah)

Hasil analisis lanjutan para pakar kesehatan bahwa menurut IARC (International Agency For Research On Cancer) menyebutkan bahwa kelebihan berat badan menjadi salah satu faktor penyebab untuk setidaknya 15 jenis kanker yang berbeda sama sekali dan itu termasuk dari akibat bahaya obesitas. Ruang lingkup peningkatan risiko kanker bervariasi, tergantung pada jeni kanker , dan risiko paling tertinggi kemungkinan pada kanker kerongkongan dan uterus ( juga disebutkanker endometrium ). Kalangan dengan obesitas berisiko empat kali lebih mudah terserang kanker esofagus, tujuh kali lebih mungkin terserang kanker rahim dibandingkan dengan seseorang yang memiliki berat badan ideal pada kalangan wanita.

Category: Uncategorized