Hubungan Obesitas dengan Kejadian Kanker Payudara

17 Jul

mengapa obesitas menyebabkan kanker ?

Terdapat beberapa hubungan obesitas dengan kejadian kanker payudara sehingga perlu adanya pembahasan secara rinci dan seksama apakah adanya hubungan obesitas dengan kejadian kanker payudara pada wanita ?

Obesitas yang terjadi pada kalangan wanita secara dominan dimana akan ada berbagai faktor reaksi keluhan kesehatan diantaranya termasuk muncul berbagai pertumbuhan sel kanker dan sel tumor. Lebih dalam lagi bahwa fakta menarik adanya hubungan obesitas dengan kejadian kanker payudara itu memang sudah sangat sering terjadi. Jadi secara jelas para pakar kesehatan sangat mustahil sekali merahasiakan atau sekedar membuat kajian bohongan tanpa didasari adanya kajian dan riset secara menyeluruh.

Dari sekian banyak angka kejadian penyakit yang sering dialami oleh kalangan perempuan khususnya wanita paruh baya dan lansia yang tergolong obesitas. Seolah-olah obesitas pada kalangan perempuan paruh baya menjadi ancaman cukup serius dan bahaya obesitas tentunya bagi kesehatan pun akan terancam. Memang benar hal demikian bisa saja terjadi sebagai dampak bahaya obesitas terhadap kesehatan dan memicu semua kondisi keluhan kesehatan dari mulai penyakit yang masih akut hingga pada penyakit tingkat parah atau kronis.

Tahukah sebenarnya bahwa obesitas itu bisa memicu penyakit kanker payudara cukup parah?

Para pakar kesehatan hingga saat ini masih senantiasa melakukan berbagai kajian secara ilmiah dan perlu adanya berbagai metode dalam mengatasi keluhan kesehatan tersebut. Di lain kesempatan bahwa telah menunjukan adanya hubungan obesitas dengan kejadian kanker payudara dan penting bagi kita semua arti pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat dan seimbang untuk keberlangsungan kehidupan.

Pada saat itu seluruh elemen pakar kesehatan dunia tengah mengkaji ulang secara jelas dimana mengamati jenis kanker payudara lebih spesifik dan mereka menemukan lebih dari 90 persen kalangan wanita obesitas di diagnosa mengalami kondisi tumor atau kanker payudara yang diakibatkan karena gangguan hormon estrogen dan progesteron. Para pakar kesehatan juga menemukan adanya riset bahwa tidak ada hubungan antara pemakaian terapi hormojn pasca menopause kalangan wanita paruh baya dan tidak mengubah adanya keterikatan antara obesitas dengan penyakit kanker payudara.

Baca Juga : Bahaya Obesitas Terhadap Kesehatan

Menurut pakar kesehatan bahwa wanita dengan berat badannya yang normal dan naik sekitar secara berangsur-angsur dari indek masa berat badan awal maka beresiko besar dalam peningkatan faktor terinfeksi kanker payudara. Berlainan dengan faktor kalangan wanita paruh baya yang sudah memiliki kondisi obesitas dan berat badan yang terus menurun maka akan menurunkan pula tingkat faktor terjangkit kanker payudara pada wanita. Wanita dengan obesitas dan telah diagnosis kanker payudara mempunyai resiko 30% lebih tinggi untuk mengalami rekuren dibandingkan wanita dengan berat badan normal dan 50% lebih tinggi untuk meninggal akibat kanker payudara dibandingkan dengan wanita dengan berat badan normal.

Kalangan wanita yang posmenopause atau sekitar usia paruh baya dimana lebih tingkat potensinya sekitar 30% bisa menderita kanker payudara. Jika hendak dibandingkan dengan kalangan wanita paruh baya yang memiliki tubuh ideal sudah sangat tidak mungkin terjadinya infeksi atau penjangkitan penyakit kanker payudara wanita. Secara umum bahwa adanya perubahan hormonal tubuh di picu adanya asupan kalori yang secara berlebihan dan menimbulkan adanya berbagai gangguan secara spesifik bagi tubuh.

 

 

 

Uncategorized