Cara Menjaga Berat Badan Agar Tetap Stabil Saat Hamil

6 Jun

cara mengurangi berat badan saat hamil, agar tidak gemuk saat hamil, cara mengontrol berat badan saat hamil, berat badan saat hamil 5 bulan, berat badan saat hamil 7 bulan, tips hamil tanpa berat badan berlebihan, menu diet saat hamil, hamil tapi tetap langsing

Cara menjaga berat badan agar tetap stabil saat hamil – Masa kehamilan merupakan periode yang dinanti-nanti oleh sebagian besar pasangan. Masa kehamilan ini sebenarnya moment bahagia yang mesti ada dalam hubungan keluarga. Jadi sangat disayangkan jika periode kehamilan ini terganggu akibat adanya faktor kelebihan berat badan sebagai pemicu berbagai keluhan kesehatan ibu dan janin.

Kasus obesitas sudah tidak dapat dipungkiri lagi jika obesitas banyak terjadi pada sebagian besar kalangan teutama kalangan wanita yang sedang hamil. Wanita yang sedang hamil justru sangat tidak diperbolehkan memiliki berat badan berlebihan. Kondisi berat badan yang berlebihan justru akan sangat berpengaruh pada terganggunya janin yang sedang dikandung misalnya lebih sulit untuk bangun dari tempat duduk karena berat badan yang berlebihan.

Kondisi berat badan memang sangat perlu diperhatikan terlebih saat sedang hamil dengan selalu menjaga pola makan secara teratur dan seimbang. Ketika memasuki trimester 2 umumnya wanita hamil akan merakan mual, muntah dan selera makan yang terus menerus meningkat. Jika hal tersebut dibiarkan akan sangat menggangu kesehatan diri sendiri dan janin yang sedang di kandung. Perlu diperhatikan baik pola makan, aktivitas dan kesehatan tubuh termasuk kesehatan janin dengan selalu konsultasi ke bidan atau dokter spesialis kandungan.

Menjaga berat badan memang perlu dan tidak hanya pada kalangan wanita mengandung saja, akan tetapi untuk kalangan pria dewasa juga sangat penting. Sarapan yang teratur dan tidak menunda-nunda waktu akan membantu menjadikan tubuh selalu ingat untuk menjaga pola makan. Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat gizi seimbang hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil. Banyak jenis makanan yang kaya akan karbohidrat, protein, vitamin, mineral, zat besi dan sayuran perlu ada untuk wanita yang sedang hamil. Perlu ditunjang dengan kebutuhan cairan dengan selalu mencukupi air putih setiap harinya.

Bagi para ibu hamil cara menjaga berat badan agar tetap stabil saat hamil memang sangat perlu diperhatikan. Faktor penyebab wanita hamil ada banyak sekali yang mempengaruhi sehingga menjadikan alasan kenapa wanita hamil selalu gemuk baik saat hamil mau pun sesudah melahirkan. Faktor penyebab wanita hamil memiliki tubuh gemuk pada umumnya dikarenakan asupan kalori yang berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik.

Alasan lain yang secara umum para wanita hamil mengemukakan pendapat bahwa asupan makanan yang ia makan karena keinginan janin yang sedang dikandungnya atau di kenal sebagai ngidam. Faktor yang menjadikan tubuh kelebihan kalori diantaranya sebagai berikut :

Pola makan yang tidak seimbang dengan condong lebih banyak asupan kalori

Banyak opini yang mengatakan bahwa wanita hamil harus mengonsumsi kebutuhan nutrisi hariannya untuk janin yang di kandung dan kesehatan dirinya sendiri. Hal ini memang saja perlu diperhatikan, akan tetapi perlu dikendalikan pola makannya terlebih jika wanita hamil yang berlebihan dalam konsumsi makanannya bisa menyebabkan gangguan bagi si janin.  Janin akan merasa tertekan di dalamnya perut sehingga memungkinkan bayi merasa terusik atau terganggu.

Kurangnya aktivitas gerak sehari-hari

Mungkin memang benar bahwa wanita mengandung harus banyak istirahat saat ia hamil. Namun, faktor inilah yang menjadikan asupan kalori dengan pengeluaran kalori menjadi tidak seimbang. Cara ideal yang mesti dilakukan adalah dengan mengendalikan pola makan melalui porsi makanan yang seimbang.

Bagi wanita hamil sangat penting untuk bergerak agar nantinya lebih memudahkan untuk menjaga berat badan. Bukan hanya itu saja, dengan melakukan aktivitas pun akan membantu meningkatkan kesehatan fisik dan janin yang sedang berada dalam kandungan.

Cara menjaga berat badan agar tetap stabil saat hamil ada banyak sekali metodenya sehingga wanita hamil diharuskan menjaga berat badannya. Konsumsi makanan yang masuk dengan cara perlahan-lahan akan membantu menekan nafsu makan yang berlebihan bahkan saat itu akan terasa kenyang jika dilakukan dengan tidak tergesa-gesa saat makan. Menurut idealnya untuk mengunyak makan sekitar ± 32 kali kunyahan sehingga akan membantu meningkatkan fungsi kerja lambung dalam mencerna makanan.

Saat hamil juga bukan alasan untuk tidak mampu bergerak, karena banyak aktivitas fisisk yang tidak memberatkan pada wanita sedang hamil misalnya berdiri untuk jalan-jalan sebentar di halaman rumah. Ada juga aktivitas yang tidak memberatkan saat hamil misalnya membaca buku, menonton televisi dan melakukan aktivitas positif yang tidak memberatkan.

Menurut Centers of Disease Control and Prevention’s Pregnancy Risk Assessment Monitoring System, lebih dari 30 % wanita yang memiliki berat badan cukup normal sesaat sebelum hamil, namun berisiko memiliki kondisi obesitas saat hamil.
Kondisi tersebut berakibat pada peningkatan tekanan darah dan diabetes gestasional. Ada juga kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami keguguran, bayi lahir dalam kondisi meninggal, kelahiran premature atau kondisi di mana bayi harus dilahirkan melalui operasi caesar.

Kasus obesitas pada saat hamil perlu adanya langkah-langkah pengurangan kondisi berat tubuh yang berlebihan. Berikut alasan yang perlu di hindari dari kondisi berat badan berlebihan saat hamil diantaranya :

Berat badan berlebihan saat hamil telah di kaji oleh pakar kesehatan yang mana faktor tersebut dapat memicu ancaman untuk wanita yang sedang mengandung atau janin yang berada di dalam kandungan. Menurut kasus pada umumnya kondisi obesitas bisa mengakibatkan gangguan pada saat kelahiran misalnya kelainan pada bayi dengan bayi lahir prematur, bayi lahir kekurangan oksigen kepala asimetris sampai mempengaruhi tingkat kecerdasan anak nantinya.Bukan hanya itu saja, berat badan saat hamil pun akan mengganggu kesuburan wanita.

Berikut di bawah ini cara menjaga berat badan agar tetap stabil saat hamil dan tidak menimbulkan berbagai gejala gangguan kesehatan diantaranya :

Mengatur pola makan menjadi seimbang

Wanita yang sedang hamil sangat disarankan untuk konsumsi banyak vitamin dan nutrisi harian lainnya. Mengonsumsi makanan saat hamil harus mematuhi waktu makan misalnya dengan 2 hingga 4 jam sehari agar kondisi sistem pencernaan bekerja dengan baik dan memberikan kebutuhan bagi bayi akan lancar dalam kandungan.

Konsumsi cukup banyak vitamin

Vitamin yang dianjurkan harus berasal dari bahan alami misalnya dari buah-buahan organik, sayuran organik dan tidak mengonsumsi vitamin yang berasal dari obat. Unsur nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil diantaranya asam folat, zat besi seimbang, DHA dan kalsium untuk mencukupi kebutuhan akan vitamin D.

Penting untuk konsultasi pada spesialis kandungan

Dalam memastikan kesehatan agar tubuh senantiasa tetap sehat dan stabil, maka jangan pernah ragu untuk selalu berkonsultasi pada ahlinya. Saat hamil bukanlah waktu yang tepat untuk latihan program diet, jadi sesering mungkin untuk check up kondisi janin dan kesehatan saat hamil.

Terdapat beberapa pantangan yang harus dilakukan oleh wanita obesitas saat hamil sehingga kondisi kesehatan akan tetap stabil diantaranya sebagai berikut :

Batasi konsumsi makanan yang mengandung lemak

Makanan yang memiliki lemak cukup tinggi akan mempengaruhi berat badan saat hamil, sehingga perlu di batasi bahkan tidak sama sekali untuk mengonsumsinya. Berbagai makanan yang kaya akan lemak misalnya makanan cepat saji, minuman serbuk serba instans dan daging di kemas dalam kaleng.

Batasi konsumsi makanan yang mengandung kadar gula berlebihan

Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi tentunga sarat akan kandungan gulanya cukup tinggi. Ada banyak cara dalam mengatur asupan makanan kaya akan gula seperti mengurangi konsumsi nasi dan mengganti konsumsi makanan rendah gula.

Batasi konsumsi sodium dan makanan serba asin

Makanan serba asin dan kandungan sodium secara berlebihan yang di konsumsi wanita hamil akan sangat mengganggu kesehatan. Terlebih jika makanan tersebut dapat memicu peningkatan darah sehingga munculnya reaksi gejala tekanan darah tinggi, sering pusing saat hamil dan urat saraf yang tegang.

Simak artikel lainnya : Bahaya Obesitas Saat Hamil